Dzikir Kepada Allah

Assalamu'alaikum  wr... wb...

Salam sejahtera semoga kita semua senantiasa mendapatkan anugerah dan kasih sayang dari Allah swt, amien. Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin berbagai ringkasan isi kultum tarawih malam hari ini. Kebetulan yang jadi imam dan penceramah gak datang, maka sebagai badal (ganti)nya adalah imam oleh Ustd. Hasisul Ulum dan penceramahnya adalah Prof. Dr. H.M. Amin Syukur, M.A. 


Dalam uarainnya, Pak Amin mengatakan bahwa tingkatan dzikir menurut Ibnu Athaillah As Sakandary pengarang kitab Al Hikam, ada empat macam yaitu: Pertama, dzikir dengan lupa (dzikir dengan lisan). dalam kategori ini biasanya orang yang berdzikir hanya sebatas di mulut, contohnya ketika ada petir menyambar seseorang akan bilang astagfirullah, subhanallah, maupun innalillah tapi bukan karena benar-benar ingat Allah melainkan karena kaget (reflek) karena lupa.
Kitab Al Hikam

Kedua, dzikir yahdoh (dzikir sadar) dalam kesempatan ini seseorang bisa dzikir dengan keadaan sadar. Meskipun demikian oarang yang berdzikir belum sepenuhnya ikhlas berdzikir karena Allah. Dalam keadaan ini orang yang berdzikir senantiasa ingat kepada Allah, namun belum sepenuhnya menaydari apa yang harus dilakukan.

Ketiga,  dzikir khudurul qolbi (hadirnya hati) dalam tahap inilah seseorang bisa berdzikir dengan menggunakan hatinya. dimana hatinya senantiasa ingat kepada Allah dalam setiap saat dan setiap waktu. orang yang bisa berdzikir dengan menggunakan hatinya, akan bisa tenang dalam hidupnya karena akan selalu ingat kepada Allah.

Keempat, dzikir ruh, dimana dzikir ini merupakan puncaknya dzikir. Karena seseorang yang berada dalam tahap ini sudah tidak mengingat apapun kecuali ingat Allah. semua yang ada di dunia tidak ada artinya, yang ada hanyalah Allah semata. dzikir pada tahap ini merupakan dzikir yang biasanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang benar-benar dekat dengan Allah (waliyullah).

Meskipun demikian, momentum puasa harus dijadikan sebagai sarana untuk senantiasa melakukan dzikir, baik yang tingkatan pertama, kedua, maupun ketiga kalau bisa juga yang ke empat. karena semua itu bisa kita lakukan asal kita mau berusaha. begitulah isi kultum singkat dari Pak Amin Syukur, semoga bisa memberi manfaat. Amien

Selamat berpuasa

Wassalamu'alaikum...wr..wb.

12 komentar:

  1. postingan bagus nih sob, buat pencerahan di bulan ramadhan :)

    Kunjungan perdana, Salam Kenal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih ..salam kenal juga

      iya ditunggu aja followbacknya

      Hapus
  2. Wa'alaikumusalam, tulisan seperti ini yang saya nanti dari seorang blogger. Hmm... Btw, dzikir ruh itu sering diterapkan oleh para Sufi. Semakin kita mengingatNya, semakin dekat Ia dengan kita. Terima kasih tulisannya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya makasih...

      semakin kita mau dekat denganNYA semakin tenang hati kita

      Hapus
  3. wah pencerahan pagi, baru sadar kalo selama ini yang saya dzikirkan baru yang ke 2 hhe, nice info :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. okey... makasih

      jangan lupa bisa gabung di blogg ini ya..

      Hapus
  4. introspeksi mas.... hehehe...
    nice post...

    BalasHapus
  5. bacaan yang cocok buat susana ramadhan kayak gini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semuga bermanaat bagi kiyta semua

      Hapus
  6. kunjungan balik + follow back,sekalian mau leat2 artikel.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih boss..

      salam hangat dari semarang

      Hapus